Memilih Pangan Bermutu Tinggi Selama Kehamilan

11 Jan

Penulis: Unoviana Kartika | Sabtu, 24 November 2012 | 11:44 WIB

1146082p

Kompas.com – Selama kehamilan wanita lebih rentan terkena penyakit yang berasal dari makanan. Hal ini terjadi karena perubahan hormonal yang menyebabkan sistem imun melemah. Pada beberapa kasus, penyakit selama kehamilan dapat menurunkan gangguan kesehatan pada bayi yang dikandung.

Agar terhindar dari penyakit akibat makanan selama kehamilan, sebuah riset di North Dakota State University menyebutkan beberapa anjuran perlakuan terhadap makanan yang aman dan sehat untuk ibu hamil. Ketika berbelanja bahan makanan, ibu hamil perlu memperhatikan hal-hal ini:

– Selalu memeriksa label makanan untuk informasi keamanan.

– Jangan membeli makanan yang sudah lewat tanggal kadaluarsa.

– Periksa keutuhan kemasan, jangan membeli makanan yang sudah rusak kemasannya. Untuk makanan kalengan, periksa kaleng, jangan sampai ada lekukan ke dalam kaleng.

– Hindari kemasan vakum yang sudah kendur. Kemasan vakum harus kencang dan menempel pada makanan.

– Hindari makanan yang sudah berubah warna.

– Ketika membeli makanan yang didinginkan, usahakan jangan sampai keluar dari lemari pendingin lebih dari 2 jam.

Dalam memilih makanan, pastikan juga ibu hamil memperhatikan hal-hal ini:

– Produk susu dan turunannya

Pastikan hanya memilih susu maupun produk turunannya, keju, yogurt yang sudah dipasteurisasi. Jika tidak, kemungkinan masih terdapat bakteri berbahaya, seperti Listeria yang bisa memicu keguguran.

– Buah-buahan dan sayur-sayuran, untuk kebutuhan vitamin, mineral, dan serat.

Hindari produk salad dalam kemasan, karena seringkali mengandung Listeria. Buah-buahan dan sayur-sayuran juga perlu dicuci dengan air yang mengalir untuk menghilangkan bakteri-bakteri berbahaya yang mungkin ada.

– Daging, ikan, makanan laut, telur, untuk kebutuhan protein dan zinc.

Hindari memakan jenis makanan ini ketika masih mentah ataupun setengah matang karena masih belum dapat membunuh bakteri berbahaya. Dalam memilih telur, pastikan telur dalam keadaan utuh dan tidak ada retak pada kulitnya. Ketika berbelanja daging maupun ikan mentah, pastikan terpisah dari bahan makanan lain.

– Sereal dan roti, untuk kebutuhan asam folat, mineral, dan nutrien lain.

Simpan jenis makanan ini di tempat kering dan perhatikan juga tanggal kadaluarsa, jangan sampai memakanannya setelah melewati tanggal tersebut. Baca juga informasi gizi yang tertera di kemasan. (ag.ndsu.edu)

Editor :
Lusia Kus Anna

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: