PEMBEBASAN TANAH GARAPAN EX LAPANGAN TERBANG DAN PENGHUNI, LAHAN MAVIA BISNIS

4 Mei

PROJECT PELABUHAN PERIKANAN SAMUDRA (PPS) PALABUHANRATU
PEMBEBASAN TANAH GARAPAN DAN PENGHUNI, MAVIA BISNIS
Palabuhanratu Mpri Pers.
Warga masyarakat kabupaten sukabumi, berharap kepala PPNP, P2T & Pertamina, serius untuk menyelesaikan, kewajibannya untuk membebaskan/ membayar tanah garapan para penggarap & penghuni dilahan ex Pelita Air Cervisce (PT. PAS), Yakni Tanah Negara Bebas yang sekarang di huni 315 Kepala Keluarga Nelayan dan Lima (5) Penggarap, Pengadaan tanah untuk pelaksanaan pembangunan demi kepentingan umum dilakukan melalui asas musyawarah dengan tujuan memperoleh kesepakatan mengenai pelaksanaan pembangunan di lokasi yang ditentukan, beserta bentuk dan besar ganti kerugian. Proses musyawarah yang dilakukan oleh panitia pembebasan tanah (P2T) dan pemegang hak ditujukan untuk memastikan bahwa pemegang hak memperoleh ganti kerugian yang layak terhadap tanahnya. Ganti kerugian itu dapat berupa uang, tanah pengganti (ruilslag), pemukiman kembali (relokasi) atau pembangunan fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat setempat, diduga PPNP, P2T & Pertamina bungkam mavia bisnis proyek pengadaan tanah yang diperuntukan untuk proyek MinaPolitan (PPS). (Ayi Suherman)

Rendahnya Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional Ditingkat Daerah Kota dan Kabupaten

13 Feb

Sukabumi MPRI Pers.* Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan jaminan perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan, pungkas Tangguh aktifis DPP LSM KOMPOR INDONESIA, Bidang Advokasi Pelindungan Hukum & HAM, bahwa manfaat Program Jaminan Kesahatan Nasional (JKN) pasilitas perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan pada setiap orang dan telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh pemerintah. Dalam operasionalnya, JKN akan dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Tegas Tangguh program JKN, masyarakat hamipir semuah tidak mengetahuai dengan adanya program Layanan JKN.
1. Program jaminan kesehatan untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatannya akan dibayar oleh Pemerintah.
2. Program jaminan kesehatan untuk peserta pekerja penerima upah dibayar oleh pemberi kerja dan pekerja itu sendiri.
3. Sedangkan iuran jaminan kesehatan bagi peserta bukan pekerja akan dibayar oleh yang bersangkutan.
4. Untuk kepesertaan Jaminan Kesehatan, dibagi dalam dua kelompok yaitu :
a. peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan peserta non-PBI.
– Peserta PBI terdiri dari fakir miskin dan orang tak mampu.
– Peserta non-PBI, terdiri dari para Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), karyawan perusahaan swasta, pekerja mandiri, bukan pekerja seperti veteran, penerima pensiun, dan lain-lain. Untuk menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ) para penerima upah atau karyawan akan didaftarkan oleh pemberi kerja ke BPJS.
5. Pengaturan pembayaran premi, pekerja menanggung (1)% persen dari penghasilannya per bulan, dan sisa (4)% persen ditutupi oleh perusahaan atau pemberi kerja.
6. Pengaturan untuk non-penerima upah, mereka mendaftarkan diri mereka ke BPJS kesehatan cabang terdekat untuk mendapat perlindungan kesehatan untuk keluarganya.
– Syarat lain untuk menjadi peserta adalah membawa Kartu Keluarga, mengisi formulir yang disediakan oleh BPJS.
– Manfaat dari Jaminan Kesehatan Nasional bersifat pelayanan kesehatan perorangan yakni layanan promotif, pelayanan obat, bahan medis habis pakai sesuai indikasi medis yang diperlukan.
– Pelayanan kesehatan yang akan diberikan meliputi Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama, Pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjutan, dan Pelayanan Kesehatan lain yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatahn RI.
7. Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (PKTP) meliputi :
– pelayanan kesehatan non spesialistik yang antara lain administrasi pelayanan, pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis, pelayanan obat dan bahan medis habis pakai, transfusi darah sesuai dengan kebutuhan medis, pemeriksaaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat pratama dan rawat inap tingkat pertama sesuai dengan indikasi,
– Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan, sasaran yang dapat diikuti oleh tokoh masyarakat, perangkat kecamatan dan kelurahan, para LPMK dan PKK.
– sosialisasi dapat memberikan pemahaman kepada para peserta agar tidak terjadi kerancuan dengan jaminan kesehatan di tengah masyarakat. Selain itu, peserta diharap mampu mengidentifikasi peran dan kedudukan jaminan kesehatan nasional melalui BPJS Kesehatan serta mendapat gambaran yang jelas tentang implementasinya di lapangan.(Cepot Mpri Pers)

BELAJAR MENGENANG SEJARAH PROVINSI JAWA BARAT

13 Feb

SUPPORT SEJARAH.* __
Jawa Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia. Ibu kotanya berada di Kota Bandung. Perkem bangan Sejarah menun jukkan bahwa Provinsi Jawa Barat merupakan Provinsi yang pertama dibentuk di wilayah In donesia. Provinsi Jawa Barat dibentuk berdasar kan UU No.11 Tahun 19 50, tentang Pembentu kan Provinsi Jawa Barat. Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Terdiri dari, bagian barat laut pro vinsi Jawa Barat berba tasan langsung dengan Daerah Khusus Ibukota Jakarta, ibu kota negara Indonesia. Pada tahun 2000, Provinsi Jawa Ba rat dimekarkan dengan berdirinya Provinsi Ban ten, yang berada di ba gian barat. Saat ini ter dapat wacana untuk me ngubah nama Provinsi Jawa Barat menjadi Pro vinsi Pasundan, dengan memperhatikan aspek historis wilayah ini. Na mun hal ini mendapat kan penentangan dari wilayah Jawa Barat lain nya seperti Cirebon di mana tokoh masyarakat asal Cirebon menyata kan bahwa jika nama Jawa Barat diganti de ngan nama Pasundan seperti yang berusaha digulirkan oleh Bapak Soeria Kartalegawa ta hun 1947 di Bandung maka Cirebon akan sege ra memisahkan diri dari Jawa Barat, karena nama “Pasundan” berarti (Ta nah Sunda) dinilai tidak merepresentasikan ke beragaman Jawa Barat yang sejak dahulu telah dihuni juga oleh Suku Betawi dan Suku Cirebon serta telah dikuatkan dengan keberadaan Pe raturan Daerah (Perda) Jawa Barat No. 5 Tahun 2003 yang mengakui ada nya tiga suku asli di Jawa Barat yaitu Suku Betawi yang berbahasa Melayu dialek Betawi, Suku Sunda yang ber bahasa Sunda dan Suku Cirebon yang berbahasa Bahasa Cirebon (dengan keberagaman dialeknya) .Sejarah. Temuan arkeo logi di Anyer menunjuk kan adanya budaya lo gam perunggu dan besi sejak sebelum milenium pertama. Gerabah tanah liat prasejarah zaman Buni (Bekasi kuno) dapat ditemukan merentang dari Anyer sampai Cire bon. Jawa Barat pada abad ke-5 merupakan bagian dari Kerajaan Tarumanagara Prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanagara banyak tersebar di Jawa Barat. Ada tujuh prasasti yang ditulis dalam aksara Wengi (yang digunkan dalam masa Palawa In dia) dan bahasa Sansa Kerta yang sebagian be sar menceritakan para raja Tarumanagara. Se telah runtuhnya kerajaan Tarumanagara, kekua- saan di bagian barat Pulau Jawa dari Ujung Kulon sampai Kali Serayu dilanjutkan oleh Kera jaan Sunda. Salah satu prasasti dari zaman Ke rajaan Sunda adalah pra sasti Kebon Kopi II yang berasal dari tahun 932. Kerajaan sunda beribu kota di Pakuan Pajajaran (sekarang kota Bogor). Pada abad ke-16, Kesulta nan Demak tumbuh men jadi saingan ekonomi dan politik Kerajaan Sunda. Pelabuhan Ceribon (kelak menjadi Kota Cirebon) lepas dari Kerajaan Sun da karena pengaruh Ke sultanan Demak. Pelabu han ini kemudian tum buh menjadi Kesultanan Cirebon yang memisah kan diri dari Kerajaan Sunda. Pelabuhan Ban ten juga lepas ketangan Kesultanan Cirebon dan kemudian tumbuh menja di Kesultanan Banten. Untuk menghadapi anca man ini, Sri Baduga Maha raja, raja Sunda saat itu, meminta putranya, Sura wisesa untuk membuat perjanjian pertahanan keamanan dengan orang Portugis di Malaka untuk mencegah jatuhnya pela buhan utama, yaitu Sun da Kalapa, kepada Kesul tanan Cirebon dan Kesul tanan Demak. Pada saat Surawisesa menjadi raja Sunda, dengan gelar Pra bu Surawisesa Jayaper kosa, dibuatlah perjan jian pertahanan keama nan Sunda-Portugis, yang ditandai dengan Prasasti Perjanjian Sunda-Por tugal, ditandatangani dalam tahun 1512. Se bagai imbalannya, Por tugis diberi akses untuk membangun benteng dan gudang di Sunda Kalapa serta akses untuk per dagangan di sana. Untuk merealisasikan perjan jian pertahanan keama nan tersebut, pada tahun 1522 didirikan suatu monumen batu yang dise but padrao di tepi Ci Liwung. Meskipun perjan jian pertahanan keama nan dengan Portugis te lah dibuat, pelaksana annya tidak dapat ter wujud karena pada tahun 1527 pasukan aliansi Cirebon – Demak, diba wah pimpinan Fatahilah atau Paletehan, menye rang dan menaklukkan pelabuhan Sunda Kala pa. Perang antara Kera jaan Sunda dan aliansi Cirebon – Demak berlang sung lima tahun sampai akhirnya pada tahun- 1531 dibuat suatu per janjian damai antara Prabu Surawisesa de- ngan Sunan Gunung Jati dari Kesultanan Cirebon. Dari tahun 1567 sampai 1579, dibawah pimpinan Raja Mulya, alias Prabu Surya Kencana, Kerajaan Sunda mengalami kemun duran besar dibawah te kanan Kesultanan Ban ten. Setelah tahun 1576, kerajaan Sunda tidak dapat mempertahankan Pakuan Pajajaran, ibu kota Kerajaan Sunda, dan akhirnya jatuh ke tangan Kesultanan Banten. Za man pemerintahan Kesul tanan Banten, wilayah Priangan (Jawa Barat bagian tenggara) jatuh ke tangan Kesultanan Mata ram. Jawa Barat sebagai pe ngertian administratif mulai digunakan pada ta hun 1925 ketika Peme rintah Hindia Belanda membentuk Provinsi Ja wa Barat. Pembentukan provinsi itu sebagai pela ksanaan tahun 1922, ya ng membagi Hindia Belan da atas kesatuan-kesa tuan daerah provinsi. Sebelum tahun 1925, di gunakan istilah Soenda landen (Tatar Soenda) atau Pasoendan, sebagai istilah geografi untuk menyebut bagian Pulau Jawa di sebelah barat Sungai Cilosari dan Ci tanduy yang sebagian besar dihuni oleh pendu duk yang menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa ibu. Pada 17 Agu stus 1945, Jawa Barat bergabung menjadi bagi an dari Republik Indo nesia. Pada tanggal 27 Desember 1949 Jawa Ba rat menjadi Negara Pa sundan yang merupakan salah satu negara bagian dari Republik Indonesia Serikat sebagai hasil ke sepakatan tiga pihak da lam Konferensi Meja Bun dar: Republik Indonesia, Bijeenkomst voor Federa al Overleg (BFO), dan Belanda. Kesepakatan ini disaksikan juga oleh Uni ted Nations Commission for Indonesia (UNCI) se bagai perwakilan PBB. Jawa Barat kembali ber gabung dengan Republik Indonesia pada tahun 1950. (Jejak jejak sejarah bersambung edisi beri kutnya/Red Sandyswardi)

PENANGANAN FAKIR MISKIN, BERHAK MENDAPAT ANGGARAN LEBIH LAYAK DEMI KEMANUSIAAN

13 Feb

Support MPRI PERS.* Bahwa Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara UUD 1945 (pasal 34 ayat 1), namun kenyataannya pemerintah belum mampuh mengatasi kemiskinan dengan semakin banyaknya Jumlah gelandangan, pengemis dan anak jalanan cenderung semakin meningkat. Dampak dari permasala han kemiskinan yang belum dapat diatasi, fasalnya dana pengentasan kemiskinan, pemerintah setengah setengah menjalankan program pengentasan kemiskinan. Fakir miskin adalah orang yang sama sekali tidak mempunyai sumber mata pencaharian dan tidak mempunyai kemampuan memenuhi kebutuhan dasar yang layak bagi kehidupan dirinya dan keluarganya. Fakir miskin berhak : 1. Memperoleh kecukupan pangan, sandang, dan perumahan. 2. Memperoleh pelayanan kesehatan. 3. Memper oleh pendidikan yang dapat meningkatkan martabatnya dan. Mendapatkan perlindungan sosial. mendapatkan pelayanan sosial dan Rehabilitasi social. 5.Memperoleh lingkungan hidup yang sehat, memperoleh pekerjaan dan kesempatan berusaha. bahkan tak urung dana kemiskinan tersunat oleh oknum birokrat disaat merealisasikan pelaksanaan pemberdayaan diberbagai kegiatan sosial. Pemerintah dan para pejabat politik belum menunjukkan kepedu lian mereka terha dap kaum miskin, terle bih anak jalanan. Mungkin tidak semua orang sudah memiliki seka ligus merealisasikan rasa kepedulian mereka seperti yang diatas. Untuk mulai menum buhkan rasa kepeduli an dan merealisa sikan nya membutuhkan niat yang begitu luar biasa. Coba kita pikirkan, waktu kita dalam sehari ada 24 jam, tidak bisakah kita luangkan waktu kita lima menit dalam satu hari untuk menyapa dan menanya kan kabar mereka, atau mungkin setengah jam dalam sehari untuk me ngajarkan arti dan mak na hidup ini. Siapa yang bersalah, keadilan, ibu yang mengndung, atau bidan yang menolong kelahiranku.(EmSya Red)

Awasss !!, Tangan Tangan Kotor KaDa Kabupaten Sukabumi 2015

13 Feb

Support MPRI PERS. Bahwa undang undang no. 12 tahun 2008, tentang pemerintahan daerah dalam rangka mewujudkan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, untuk mewujudkan kepemimpinan daerah yang demokratis dan memperhatikan prinsip persamaan serta keadilan, penyelenggaraan pemilihan kepala pemerintah daerah memberikan kesempatan yang sama kepada setiap warga negara yang memenuhi persyaratan. Kepala daerah dan wakil kepala daerah dipilih dalam satu pasangan calon yang dilaksanakan secara demokratis berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil(LUBER & JURDIL). Pasangan calon sebagaimana dimaksud diusulkan oleh partai politik, dan gabungan partai politik, atau perseorangan (Idependent) yang di dukung oleh sejumlah orang yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur oleh perundang undangan, mengingat kedaulatan ada ditangan RAKYAT, Yakni menentu kan dan memilih pejabat politik ditentukan oleh rakyat melalui proses pesta demokratis (PILKADA). Yakni partai politik harus lebih cerdas jangan mengedepankan ego. Bahwa PARTAI POLITIK dibangun oleh sekelompok MASYARAKAT yang mendukungnya, maka RAKYAT, LAH yang lebih berhak memilih utuk menetukan pejabat politik (Bupati & Wakil Bupati. Pilkada 2015, menentukan kabupaten sukabumi lebih maju, untuk dapat menjawab kabupaten sukabumi tak tertingal lagi, oleh kabupaten lainnya. Pilar demokrasi, SUARA RAKYAT, yang dapat menetukan kemenagan pembangunan disegala bidang dewasa ini. PESTA DEMOKRASI RAKYAT, tuk memilih calon pemimpin kepala daerah dan wakil kepala daerah. Hal ini Demokrasi rayat harus ditegakan transfaran agar masyarakyat tidak merasa dibohongi oleh dinamika politik smoga para BALON BUPATI PilKada 2015 KAB SUKABUMI dapat memerankan visi misi program kerjanya yang trasfaran dan berkebijakan kepada pembangunan manusia seutuhnya, bukan mengedepankan golongan, Bupati Terpilih pada Pilkada 2015 siapapun pemenangnya didalam mengambil kebijakan dan keputusan berdasar kepada kepentingan publik.(EmSya Red)

Pembangunan BLUD RSUD Sekarwangi Wujud Peningkatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

26 Apr

MPRI Pers.* , Sukabumi 24 April 2013

Pembangunan BLUD RSUD Sekarwangi

Wujud Peningkatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

home1

Dialog seputar pelayanan kesehatan dan manfaat Pengembangan Gedung  Rumah Sakit Sekarwangi. Bahwa manfaat dari pelaksanaan  Pembangunan Gedung  Badan Layanan Umum Daerah (blud) Rumah Sakit Sekarwangi yang baru dimulai untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada pasien.

RSUD1-vert

Bangunan tersebut masih tahap finishing yang ditujukan untuk mempertinggi derajat pelayanan kesehatan, dan peningkatan pelayanan publik pada umumnya, bagi pasien yang berobat kerumah sakit sekarwangi.

Pada hakikatnya adalah pembangunan gedung rumah sakit merupakan kebutuhan dan tuntutan dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Opini yang sering berkembang dimasyarakat bahwa pelayanan kesehatan dan para medis RSUD sekarwangi kurang optimal  dalam melayani pasien, bahkan pasien sering di rujuk ke rumah sakit lain, keterangan Drs. H. Yunus.

Pada prinsipnya pasien dirujuk bukan karena tidak dilayani namun dikarenakan kurang lengkapnya peralatan medis  di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Kelas ‘C” ini untuk mengobati penyakit  yang diderita pasien.

Hal ini yang sering terjadi salah penapsiran, maka dengan pelaksanaan  pembangunan gedung RSUD Sekarwangi kedepannya, untuk ruangan pasien Rawat Inap sudah lebih mencukupi dari berbagai kelas, hanya tinggal peningkatan SDM ahli medis yang sedang diupayakan termasuk Dokter  Spcialis dan tentunya Peralatan Medis dimana pada saat ini baru tercapai 30% .

Kami memaklumi atas ketidak tahuan para pasien akan perencanaan yang telah dilakukan oleh RSUD Sekarwangi, seakan-akan pihak Rumah Sakit kurang pelayanannya, papar Ka bid Prasarana Drs. H. M. Yunus saat ditemui diruang kerja nya.(Red MPRI Pers)

PD. ATE Bedah Potensi Sumber Daya Alam

24 Apr

PD. ATE Bedah Potensi Sumber Daya Alam (SDA) 

Wilayah Selatan Kabupaten Sukabumi

Tegalbuleud MPRI Pers.* , Sukabumi 24 aPRIL 2013

Apa, mengapa dan bagai mana PD. ATE  untuk  bangkit menembus kebuntuan  industri pertambangan dikabupaten Sukabumi ?

sda-01-300Saya berangkat dari koreksi dan keinginan sebagai putra daerah, muncul pertanya pada diri sendiri, dari renungan dan rasa tanggungjawab kami selaku putra daerah, Kenapa kami hadir disini (PD. ATE) melihat, dan sebagaimana kita ketahui, bahawa kabupaten sukabumi memiliki kekayan sumber daya alam (SDA) yang belum dikelola  secara maximal, salah satunya potensi pasir besi diwilayah pantai selatan kabupaten sukabumi, yang saat ini sebagaian dikelola oleh PT. Sumber Surya Prima

Muda mudahan, semua pihak dapat mendukung, dengan kehadiran PD. ATE dikarnakan PD. ATE milik warga masyarakat kabupaten sukabumi, bukan untuk menjadi pesaing rakyat (Investor Swasta), kehadiran kami untuk membuka jalan, dan sebaliknya, Mehad Inter Buana Group adalah mitra yang harus didorong dan dilindungi untuk tumbuh, agar bisa memberi manfaat bagi pembangunan dewasa ini, pada khususnya dikabupaten sukabumi dan pada umum dibumi nusantara ini yang kita cintai.

Sumber Daya Alam (SDA) Sukabumi Selatan merupakan wilayah yang kaya dengan potensi sumber daya alamnya, baik yang terbaru (Hasil Bumi) maupun yang tidak terbarukan (Hasil Tambang dan Mineral) dengan melihat salah satu potensi yang sedang kami rancang dan kami program diantaranya Potensi Tambang Pasir Besi, Batu Besi, Emas, Galena dan Andesit, hal ini yang sedang kami GALI merupakan pilihan produksi unggulan yang memiliki kompetensi inti yakni : PERTAMBANGAN PASIR BESI, yang jadi titik tolak pemikiran PD. ATE, dan PD. ATE melihat masalah wilayah selatan terkait dengan tidak TERMANFAATKANNYA PRODUK UNGGULAN, MENJADI KOMPETENSI INTI YANG BERDAYA GUNA BUAT WILAYAH.

SDA-02Dengan membaca potensi sumber daya alam diwilayah selatan kabupaten sukabumi, pada khususnya potensi pasir tersebut dipandang pelu pemerintah kabupaten sukabumi untuk diberdayakan agar dapat bermanfaat untuk mensejahterakan rakyatnya, baik secara langsung maupun tidak langsung,  dan sekaligus  dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Sukabumi.

Pemerintah daerah (PemDa) kabupaten sukabumi propinsi jawa barat, harus segera turuntangan agar tidak ter jadi, tumpang tindih kekuasaan para pihak, hak kepemilikan AREA  PERTAMBANGAN yang akan dieksplorasi, diwilayah kecamatan tegalbuleud dan diwilayah kecamatan cibitung.

MPRI Pers Didalam wawancaranya:

Mengapa PD. ATE dihujat publik dengan isu isu Penyerobotan Tanah Warga, dan Penambangan dilokasi  IUP PT. S2P, serta Perjanjian Kerjasama dengan Mitra Tanpa Persetujuan Pemilik dan Gugatan gugatan Hukum?

Kurniawan .,ST, M.Si.MM. Kami tidak merasa dihujat bahkan jadi pembelajaran buat diri kami ; pada prinsifnya masyarakat/ publick belum mengerti arah dan manfaat berdirinya PD. ATE, menurut kami wajar agar kami, untuk  tidak mengeluh, tidak manja dan tidak menyalahkan seseorang, karna, kalau kami mengeluh, dan mudah mudahan PD. ATE, tidak berkeluh kesah dan Doa kami kuatkanlah kami,  untuk tidak manja, kuatkan kami untuk tidak mengeluh, kuatkan kami untuk tidak suka menyalahkan, dan pada prinsifnya mereka tidak mengerti, dan pada suatu kesempatan di Pendopo Palabuhanratu pernah kami sampaikan titik pokok permasahan dan PD. ATE tidak, bermasalah dan sebaliknya (PD. ATE) melihat potensi pasir besi diwilayah selatan kabupaten sukabumi, untuk membuka KEBUNTUAN INDUSTRI tambang dan sebagai modal dasar PEMBANGUNAN MENUJU KOTA BARU YANG MAN DIRI, dan mudah-mudahan sebaliknya berdirinya PD. ATE, memanfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) pasir besi yang dapat berpengaruh besar terhadap pembangunan dan perkembangan wilayah selatan dimasa  yang akan datang.

Dengan ditunjangnya dukungan infrastruktur pendukung untuk pasokan bahan baku, seperti jalan raya  yang sempit , tidak setandar SDA-03untuk jalan industri dan  pembangunan DERMAGA dan TEKNOLOGI, guna untuk dapat mendukung pengolahan, pemurnian, pengangkutan dan penjualan bijih besi dan tentunya penyerapan potensi minat bakat kerja masyarakat diwilayah selatan akan tersalurkan 75% masyarakat akan bekerja dan sekarang ASET PD. ATE Tahun Anggaran 2012 sebersar RP 16.531.879.294. (Enam belas miliar, lima ratus tiga puluh satu juta, delapan ratus tujuh puluh sembilan ribu, dua ratus Sembilan puluh empat rupiah), Skla perbandingan dari hasil usaha  PD. ATE sebesar Rp. 8. 100. 703. 294,- + ( 49 %) + modal penyertaan pemda Rp. 8. 431.176.000.- sama dengan + (51%) jadi neraca PD. ATE sudah jelas dan sudah meberikan kontribusi terhadap pembangunan melalui debit Pajak  Rp. 300.000. 000,- Tahun Anggaran 2012

Bagaimana dasar payung hukum PD. ATE ?

Perusahaan Daerah Aneka Tambang dan Energi (PD. ATE) Kabupaten Sukabumi, merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) didirikan pada tanggal : 6 Desember 2006 dengan kekuatan dasar hukum, melalui Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Sukabumi Nomor : 31 Tahun 2006 Tentang Pendirian Perusahaan Daerah  Aneka Tambang dan Energi Kabupaten Sukabumi, dan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Nomor : 52/PDATE/IX/2010 tertanggal : 1 September 2010, dari dasar payung hukum tersebut, serta dengan dilandasi pokok pokok pemikiran, bahwa kabupaten Sukabumi akan kaya Sumber Daya Alam yang akan dapat mengembangkan pengusahaan potensi pertambangan dan energy, yang akan dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, memberikan pelayanan terbaik dibidang jasa pertambangan dan energy serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan kenyataan yang ada, potensi pasir besi pada saat sekarang belum termanfaatkan secara oftimal oleh pemerintah, dengan sendirinya bila PD. ATE sudah berjalan sebagai industri pengolahan tambang dan Energy ,  yang penerima manfaatnya masyarakat, jadi rakyatlah paktor pendukung pembangunan disegala bidang pembangun dewasa ini

Apa manfaat dibentuknya PANSUS DPRD ?

SDA-04

Anggota DPRD merupakan dari perwakilan rakyat yang dapat memberikan kebijakan kebijakan pembangunan yang menyangkut hajat hidup orang banyak, jadi Kalau pansus DPRD tidak mengerti maksud dan tujuan PD. ATE, bahwa potensi sumber daya alam pasir besi diwilayah selatan, pembangunan akan terhambat oleh sebuah intitusi, Saya asli putra daerah kelahiran Ciemas kecamatan ciemas kabupaten sukabumi yang mempunyai keinginan proaktif untuk memajukan wilayah selatan, melalui keprofesionalisme jati diri saya dibidang pertambangan. Kabupaten sukabumi yang sangat kaya dari sumber daya alam, potensi sumber daya alam  bila dikelola dengan baik, kabupaten sukabumi kedepan akan lebih maju baik pertumbuhan ekonomi maupun pembanguan disegala sektor pembangunan dewasa ini.

Bagai manalangkah langkan untuk mensukseskan program kerja PDATE berbasis bisnis Pasir Besi ?

Menuju Holding Company Wadah yang sesuai untuk perencanaan strategi kedepan adalah mengarah pembangunan PD. ATE menjadi Holding Company yang membawahi anak perusahaan dibidang jasa dan beberapa anak perusahaan hasil join operasional dengan pihak ketiga. Mengembangkan Usaha Pemanfaatan Potensi Sumber  Bahan Tambang  dan Energi Secara Profesional, Arif, Bijaksana Dan Berdaya guna Serta Berhasil guna Untuk Mendukung Tercapainya Visi Dan Misi Daerah.

SDA-05

Kami yakin dengan membangun Holding Company kesempatan luas kemasyarakat untuk berpartisipasi akan menimbulkan dampak yang luas bagi pembangunan Kabupaten Sukabumi, dengan modal yang kuat dan prospek bisnis yang menjanjijkan tidak menutup kemungkinan PD. ATE bisa GO PUBLIC. Pada Tataran ini Perusahaan akan di kontrol banyak orang sehingga prinsip GCG (Good Corporate Government) dengan sendirinya berjalan dan resistensi politik (Penggantian pimpinan) kedepan tidak terlalu mempengaruhi kinerja Perusahaan, bahwa PDATE, adalah milik warga kabupaten sukabumi guna membuka jalan untuk tumbuh agar bisa memberi manfaat bagi pembangunan dikabupaten Sukabumi .

Direktur Utama : Kurniawan, S.T, M.Si, MM. (EmSyah/ Red MPRI Pers)

Pertolongan Pertama Saat Anak Mengalami Cedera

8 Apr

Pertolongan Pertama Saat Anak Mengalami Cedera

Pertolongan Pertama Saat Anak Mengalami Cedera

Jakarta, Di masa pertumbuhan, anak-anak biasanya sangat aktif bergerak dan bermain, yang tak jarang bisa menyebabkan cedera baik di otot maupun sendi. Cedera yang dialami anak-anak bervariasi, tergantung dari penyebab dan tempatnya.

Apabila anak mengalami cedera, lakukan pertolongan pertama sebagai berikut:

1. Bila yang cedera adalah otot, gunakan koyo atau juga kompres panas. Tapi harus juga dilihat apakah ada luka terbuka atau tidak.

2. Bila yang cedera adalah sendi, kompres dingin dengan batu es.

3. Jangan diurut. Sebab bisa berisiko tambah bengkak.

4. Jika setelah 6 jam dikompres cedera tidak berkurang, segera berkonsultasi dengan dokter.

(pah/ir)

Pertolongan Pertama Jika Anak Batuk di Malam Hari

8 Apr

Pertolongan Pertama Jika Anak Batuk di Malam Hari

Pertolongan Pertama Jika Anak Batuk di Malam Hari

Jakarta, Batuk dapat diakibatkan oleh infeksi virus yang menetap di saluran napas atas dan kotak suara, dan biasanya menyerang saat anak sedang pilek. Karena menyebabkan pembengkakan pita suara, batuk juga bisa disertai oleh napas yang cepat atau bising.

Batuk hampir selalu memburuk pada malam hari karena aliran darah ke saluran pernapasan mengalami perubahan ketika anak berbaring. Udara yang kering juga dapat memperburuknya.

Apabila anak batuk-batuk di malam hari, lakukan hal berikut ini:

1. Lepas popok atau celananya.

2. Nyalakan shower dan dudukkan di kamar mandi yang beruap selama lima belas menit. Uap akan melemaskan saluran udara dan pita suara.

3. Kenakan pakaian dan bungkuslah dengan selimut.

4. Bawalah ke luar rumah agar terpapar udara malam yang dingin.

5. Jika ketika itu musim panas, paparkan dengan freezer atau pendingin udara selama setidaknya lima menit. Udara dingin dapat mengurangi bengkak.

6. Untuk anak berusia 12 bulan ke bawah, jangan gunakan ibuprofen kecuali seijin dokter.

(pah/ir)

Pertolongan Pertama Infeksi Telinga Anak di Malam Hari

8 Apr

Pertolongan Pertama Infeksi Telinga Anak di Malam Hari

Pertolongan Pertama Infeksi Telinga Anak di Malam Hari

Jakarta, Infeksi di telinga tengah atau di liang telinga dapat semakin terasa gejalanya ketika berbaring. Pada posisi berbaring, terjadi pengumpulan cairan dan memberikan tekanan ekstra pada jaringan yang meradang. Pada anak-anak, gangguan infeksi ini akan membuatnya tidak nyaman.

Lakukan langkah-langkah berikut sebagai pertolongan pertama:

1. Berikan Ibuprofen pada anak-anak berusia 12 bulan ke atas. Asetaminofen dapat membantu meringankan sakit.

2. Panaskan 1 sendok makan minyak zaitun dalam microwave sampai hangat tapi tidak sampai panas.

3. Berikan 2-3 tetes minyak hangat di telinga yang terkena untuk menenangkan membran telinga.

4. Tempelkan kain hangat basah di telinga anak.

5. Terkadang perlu antibiotik untuk membersihkan infeksi jika tidak sembuh dengan sendirinya.

6. Jika anak rentan terhadap antibiotik, tanyakan kepada dokter tentang resep obat tetes telinga untuk mematikan rasa sakit.

(pah/ir)